Macam-Macam Lisensi Produk

“Mas, di internet banyak banget jenis lisensi. Jelasin dong”

Ok, disini akan saya bahas yes. Biar gak mbulet. 😁

Jadi gini. Setiap produk digital punya lisensi dan jenis lisensi itu ada banyak.

Setiap lisensi punya hak guna berbeda. Karena gunanya berbeda, maka kita sebagai pembeli produk harus memahami lisensi itu.

Karena kita sebagai pengguna wajib mamtuhi lisensi produk.

Melanggar lisensi = Melanggar Akad = Dosa (Tak Beretika) 😱

Dan bisa saja jika kita melanggar lisensi, kita dilaporkan oleh si pemilik produk ke pihak berwajib.

So, disini kita sudah paham betapa pentingnya memahami lisensi.

Lanjut.

Macam-Macam Lisensi

Ada banyak sebanrnya. Cuma disini saya jelasin yang banyak beredar aja ya biar gak tambah pusing.

1. Lisensi Personal

Jika anda beli produk dg lisensi ini, maka anda hanya punya hak untuk menggunakan produk itu. Hanya untuk penggunaan pribadi.

2. Lisensi Developer

Jika anda beli produk dg lisensi ini, maka anda punya hak penggunaan pribadi dan mengerjakan project klien (buka jasa).

3. Lisensi Commersial

Mirip spt lisensi developer

4. Lisensi PLR

Jika anda beli produk dg lisensi ini, maka anda punya hak untuk menjual ulang produk itu tanpa mengubah brand.

5. Lisensi MRR

Jika anda beli produk dg lisensi ini, maka anda punya hak untuk menjual produk itu dg mengubah brandnya.

6. Lisensi Resell

Seperti lisensi PLR

7. Lisensi Rebrand

Seperti lisensi MRR

8. Lisensi Whitelabel

Seperti lisensi MRR

Nah, itu dia 8 lisensi yang paling beredar di dunia internet.

Tapi tentu semua tergantung si pemilik produk. Bisa saja produk berlisensi PLR bermakna MRR.

Jadi kembali ke vendornya. Lisensi apa yang dibuat dan pemaknaan lisensi itu spt apa.

Selamat mencerna dan mamahami.

Jangan sampai melanggar lisensi ya! 😁

Leave a Comment